Pengikut

Jumat, 24 Januari 2014

11 Ciri wanita yang sudah tidak perawaN

11 Ciri wanita yang sudah tidak perawaN

1. DAHI
Gadis yang masih suci, dahinya licin. Bila selalu melakukan hubungan seksual, licinnya hilang, malah yang timbul kerutan (garis2) yang kadangkala nampak kadangkala tidak ketika dia sedang berbicara. Kerutan yang menandakan gadis tidak perawan tidak sama dengan kerutan wajah yang disebabkan oleh faktor usia. Kerutan di dahi gadis yang tidak perawan, tidak terlalu kentara dan tidak begitu nampak. Kecuali ketika mukanya menunjukkan reaksi tertentu seperti sedang tertawa atau berbicara. Sementara kerutan yang disebabkan faktor usia selalu nampak jelas dan terlihat terus.
2.HIDUNG
Dalam penglihatan orang-orang tertentu, akan nampak Gadis yang masih suci atau tubuhnya belum disentuh oleh lelaki, ujung hidungnya berwarna kemerah-merahan. Jika disentuh ujung hidungnya nampak merah. Sedangkan Gadis yang tidak suci lagi, ujung hidungnya merah tetapi merah pucat. Bahkan, terkadang warna merahnya tidak nampak, yang nampak hanyalah pucat. ?
Sementara bagi lelaki yang suka merusakkan kesucian wanita, hidungnya  terlihat berbelang, oleh karena itu disebut lelaki hidung belang. Wallahualam..
3. MATA
Dari mana datangnya cinta? Dari mata turun ke hati .. Kita menggunakan mata untuk memandang dan melihat seseorang. Apakah dia cantik, seksi, menggairahkan, dan lain-lain.
Dengan mata, selalu kita memandang wanita cantik hanya dari bagian luar saja. Kita tak tahu bila ada bagian tubuhnya, lambang kesuciannya yang sudah tidak utuh lagi.
Untuk mengetahui wanita itu masih suci atau tidak, cobalah lihat matanya. Bila bagian bawah kelopak terlipat sedikit dan terdapat tanda lebam, berarti gadis itu sudah tidak suci lagi, mungkin sudah bersuami.
lebam yang menunjukkan tidak suci nampak seperti garis-garis hitam di bawah kelopak mata di samping warna hitam di bawah kelopak mata sedikit kelihatan berkeriput.
4. BUAH DADA
Peranan buah dada memang banyak, bukan sekadar menggoda nafsu lelaki saja, tapi buah dada sebagai bukti bahwa gadis itu pernah disentuh atau tidak. Buah dada gadis yang belum pernah disentuh, senantiasa tegang. Tetapi kalau sudah kena sentuhan, ketegangan buah dada  berkurang dan membesar sedikit daripada ukuran asalnya. Lebih kerap disentuh, lebih kendur. Perhatikan gadis ketika berjalan atau berlari, apabila buah dadanya bergerak-gerak, melambung-lambung dan menggelantung jatuh (ke bawah),berarti ketegangan sudah hilang. Kalau belum pernah kena sentuhan, walaupun dipakai berlari buah dadanya tidak terlalu bergerak-gerak dan melambung-lambung karena ketegangan masih ada.
Puting buah dada yang pernah kena sentuhan menjadi panjang dan menonjol (keluar) sedikit dari tempat persembunyiannya. Buah dada yang selalu kena remas akan menjadi lebih besar. Tapi jangan lantas gampang menuduh gadis yang berbuah dada besar itu kena remas. Sebab, buah dada yang besar kena remas dan yang besar kerana faktor pembawaan/ alami memang berbeda.
5. GARIS TAPAK TANGAN
Gadis yang berkulit tebal dan kasar, coba perhatikan kedua tapak tangannya, jikalau retak (pecah urat, urat-urat yang menyerupai retak), bukan kerana disebabkan tidak tahan bahan pencuci yang mengandung kimia (alergi),tapi berarti gadis itu sudah hilang kesuciannya.
Gadis yang masih suci, kedua tapak tangannya halus dan licin. Jika kesuciannya telah hilang, kedua tapak tangannya ketika di tekan warnanya pucat tidak merah, jika dipijit atau ditekan akan langsung balik.
Satu cara lagi, coba perhatikan tapak tangan kanan, jika ada garis putus-putus di bagian tengah berarti kesuciannya telah hilang, bila tidak terputus-putus berarti ada harapan kesuciannya belum hilang.
Setelah melihat tapak tangan yang kanan, coba genggam ibu jari tangannya sebentar kira-kira satu menit. Bila disaat mengenggam terasa panas (hangat) dan ibu jarinya merah ketika dilepaskan, bererti ada harapan masih suci. Perhatikan pula ibu jarinya, bila nampak pucat sangat walaupun ada rasa panas (hangat) berarti kemungkinan besar kesuciannya sudah diserahkan pada lelaki lain.
Coba pegang erat jari kelingkingnya kira-kira satu menit, kemudian lepaskan. Tanyalah bagaimana rasanya ketika dipegang erat dan dilepaskan? Kalau ia menjawab tak ada rasa, mintalah maaf sajalah, kemungkinan ia sudah tidak suci lagi. Tetapi kalau ia menjawab ada rasa rangsangan, jantungnya berdebar-debar atau ada rasa sakit seperti berdenyut-denyut.
Alhamdulillah, nampaknya masih suci.
(Yang menguji adalah harus orang laki-laki dan pakai Sarung tangan ya .. biar aurat ntetap terjaga  ^_^ …
6. JARI TELAPAK TANGAN
Dengan jari-jari lah lelaki suka memegang dan menggoda perempuan. Perempuan juga begitu. jari-jari adalah kawasan yang paling mudah untuk mengetahui gadis yang suci atau tidak. Caranya cukup mudah. Terlebih dahulu berjabat tangan, ketika berjabat tangan, remas-remaslah tangannya. Bila lelaki bukan mahramnya boleh memegang tangan seorang gadis, itu menunjukkan ‘keperawanan kecil’ dibagian tangannya sudah ternodai.
Apabila tangan dan jari-jari gadis itu boleh di ramas-ramas berarti peluang untuk memegang tempat-tempat yang lain sudah terbuka luas. Coba jari-jari gadis itu di belai-belai dan di remas-remas dengan lembut, bagaimana perasaan gadis itu?
Sentuhan lelaki dijarinya memang memberi satu rasa yang nikmat dan berahi yang tersendiri. Sentuhan tangan sentuhan ajaib, dari tanganlah akan menjalar ke daerah-daerah yang lain. Sentuhan tangan memang syahdu, kalau tak percaya cobalah betapa bahagianya berjalan sambil berpegangan tangan.
Bila anda ingin mengetahui gadis itu sudah terbiasa disentuh atau tidak, Coba julurkan tangan dan bersalaman dengannya, ketika bersalaman genggamlah tangannya dengan lembut dan coba sentuh jari kelingking gadis itu.
Ketika menyentuh jari kelingkingnya, lihatlah wajah gadis itu, apakah dia nampak gelisah dan resah?Kalau dia terkejut dan berubah wajahnya, kemungkinan besar dia masih suci. walaupun mungkin dia pernah bermesraan, besar kemungkinan belum sampai menyentuh kesuciannya. Namun Jika saat jari kelingkingnya disentuh kemudian dia nampak macam biasa saja dan tak mahu bersuara, kemungkinan besar kesuciannya sudah tiada.
Wallahualam..
7. PERUT
Peribahasa menyebut, biar pecah di perut jangan pecah di mulut. Begitulah kata peribahasa, tapi tubuh wanita bukanlah peribahasa. Kalau pecah daranya, pasti pecah perut. Bila seseorang gadis pernah melakukan hubungan badan, maka perutnya akan menjadi mengembang dan menjadi buncit sedikit.
8. RAMBUT
Rambut merupakan mahkota wanita tetapi juga berperanan dalam menentukan gadis itu masih suci atau tidak. Gadis yang masih suci, rambutnya kelihatan rapi, segar dan tidak kasar. Manakala gadis yang sudah hilang kesuciannya, rambutnya kelihatan tidak bersemangat (kuyu).
9. BIBIR
Percaya atau tidak bahwa bibir gadis yang pernah dicium lebih menarik dan cantik. Apabila bibir bertemu ibir, maka akan membuat pergerakan darah akan mengalir ke bibir dan membentuk bibir yang baru. Lebih kerap dicium, lebih cantik pula bibirnya. Tapi ada juga gadis yang mempunyai bibir mulut yang cantik walaupun tidak pernah dicium. Gadis yang belum pernah dicium bibirnya kelihatan berwarna merah jambu dan tidak ada garis pucat atau hitam di sekitar bibirnya. Bibir gadis yang tidak pernah dicium tidak nampak lebam dan bibirnya licin dan basah. Bibir yang pernah dicium akan nampak lebam-lebam sedikit walaupun hanya sekali saja, dan juga dapat mengubah bibirnya dimana terdapat garis-garis kasar yang memperindah bentuk bibir. Bila gadis itu tidak suci lagi, bagian tengah bibirnya nampak retak, seakan-akan terbagi dua, retaknya tidak begitu jelas, akan tetapi bisa dilihat jika diperhatikan betul-betul.
10. FARAJ
Ini sudah tentu hanya akan diketahui setelah bernikah. Permukaan gadis yang pernah melakukan hubungan badan, pintu kemaluannya tidak tertutup rapat, agak renggang sedikit dan lebih kembang. Kalau gadis yang masih perawan, kemaluannya senantiasa tertutup rapat. Sebenarnya selaput dara boleh dilihat terus kedalam kemaluan gadis. Bila kemaluan masih tertutup bererti gadis itu masih suci. Kalau lubang itu terbuka sedikit bererti gadis itu sudah tidak perawan lagi.
11. LEHER
Leher juga menjadi salah satu tempat yang dapat menunjukkan gadis itu masih suci atau tidak. Bila leher perempuan itu nampak berkerut kerut, artinya perempuan itu pernah disentuh lelaki. Garis kerutannya bukan seperti garis kerutan akibat usia tua. Garisnya kecil-kecil, pendek-pendek dan putus-putus, bukan garis yang panjang. Kalau ingin melihat dengan jelas tunggulah gadis itu menundukkan kepalanya. Lihatlah dengan cepat dan cermat.! Apabila gadis itu kerap keluar dengan lelaki, maka lehernya terdapat tanda-tanda hitam kecil di liang romanya dan warna pucat kecil seperti bintik-bintik. Adakalanya lubang di bulu roma nampak jelas di leher, ini juga bererti gadis itu selalu disentuh. Kalau gadis itu berleher panjang, coba perhatikan dibagian lehernya, jika terdapat garis-garis urat yang bersilang artinya gadis itu masih suci. Jika terdapat garis-garis yang melintang, bukannya urat yang melintang, ini berarti perempuan itu sudah pernah beranak….

Ciri-Ciri Sifilis Atau Raja Singa

Ciri-Ciri Sifilis Atau Raja Singa

Penyakit raja singa Atau Sifilis adalah satu nama penyakit yang sering di temui di dunia kedokteran, penyakit ini memang penyakit yang menakutkan bagi penderitanya dan sulit untuk di obati, banyak orang orang yang telah mengeluarkan uang yang cukup besar untuk pengobatan penyakit ini dan belum juga sembuh. 

Tapi sekarang telah hadir cara menyembuhkan penyakit raja singa ( Obat Penyakit Raja Singa ) yang aman tanpa efeksamping dengan biaya yang sangat terjangkau, yaitu obat herbal produk kami De Nature Indonesia yang ampuh untuk mengobati penyakit raja singa. Obat herbal kami yang terbuat dari bahan alami tradisional yang memadukan khasiat luar biasa untuk mengobati penyakit raja singa, obat herbal De Nature Indonesia di olah secara modern dengan melibatkan para ahli di bidangnya sehingga menciptakan sebuah obat yang sangat berkhasiat untuk mengobati penyak
Berikut adalah penjelasan tentang penyakit raja singa:

Apa itu raja singa?
Raja singa adalah penyakit kelamin menular yang disebabkan oleh bakteri Troponema Pallidum. Penularan melalui kontak seksual, melalui kontak langsung dan kongenital sifilis (melalui ibu ke anak dalam uterus)

Penyebab raja singa
Raja singa merupakan infeksi kronik menular yang disebabkan oleh bakteri troponema pallidum, menginfeksi dan masuk ke tubuh penderita kemudian merusaknya. Raja singa hanya menular antar manusia melalui kontak seksual, atau Ibu kepada bayinya. Raja singa menular melalui Penis, vagina, anus, mulut, transfusi dan ibu hamil kepada bayinya.

Gejala raja singa
Masa inkubasi antara 10 – 90 hari, dengan gejala:

Tahap 1
9-90 hari setelah terinfeksi. Timbul: luka kecil, bundar dan tidak sakit (chancre) – tepatnya pada kulit yang terpapar atau kontak langsung dengan penderita. Chancre sebagai tempat masuknya penyakit hampir selalu muncul di dalam dan sekitar genetalia, anus bahkan mulut. Pada kasus yang tidak dibobati (sampai tahap 1 berakhir), setelah beberapa minggu, chancre akan menghilang tapi bakteri tetap berada di tubuh penderita.

Tahap 2
1-2 bulan kemudian, muncul gejala lain: sakit tenggorokan, sakit pada bagian dalam mulut, nyeri otot, demam, lesu, rambut rontok dan terdapat bintil. Beberapa bulan kemudian akan menghilang. Sejumlah orang tidak mengalami gejala lanjutan.

Tahap 3
Dikenal sebagai tahap akhir raja singa. Pada fase ini chancre telah menimbulkan kerusakan fatal dalam tubuh penderita. Dalam stase ini akan muncul gejala: kebutaan, tuli, borok pada kulit, penyakit jantung, kerusakan hati, lumpuh dan gila.

Setelah Anda mengetahui tentang penyakit raja singa ini Anda akan berpikir betapa menakutkannya penyakit raja singa ini, dan mungkin bertanya apa ada cara menyembuhkan penyakit raja singa yang ampuh dan aman? Sekarang pertanyaan Anda telah terjawab dengan hadirnya obat herbal produk kami yang dapat mengobati penyakit raja singa ini dengan ampuh, aman, dan  tidak menimbulkan efek samping dengan biaya yang sangat terjangkau. Banyak para penderita penyakit ini yang telah membuktikan betapa ampuhnya obat herbal kami ini. Memilih mengonsumsi obat herbal adalah cara menyembuhkan penyakit raja singa yang sangat tepat bagi Anda yang mengidapnya.

Apakah Anda termasuk orang yang beresiko terkena penyakit infeksi menular seksual?

Jika Anda pernah melakukan hubungan seks bebas lebih dari satu pasangan, Anda mungkin orang yang mempunyai resiko terkena penyakit ini. Resiko Anda akan lebih tinggi jika Anda mempunyai pasangan seksual dalam jumlah yang banyak (sering berganti pasangan), melakukan hubungan seksual dengan seorang yang sering berganti pasangan atau melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan kondom. Beberapa gejala-gejala umum dari penyakit infeksi menular seksual terlihat dalam daftar dibawah ini.

Berikut ini adalah daftar tanda dan gejala dari penyakit infeksi menular seksual:
    1. Rasa gatal di sekitar vagina dan atau keluarnya kotoran dari vagina pada wanita.
    2. Keluarnya cairan atu kotoran dari penis pada laki-laki.
    3. Nyeri selama hubungan seksual atu pada saat buang air kecil.
    4. Kerongkongan terasa sakit atau ada luka kerongkongan pada orang-orang dengan oral sex.
    5. Nyeri pada daerah sekitar anus pada orang-orang dengan anal sex.
    6. Luka memerah tanpa rasa sakit pada daerah kelamin, anus, kerongkongan dan atau lidah.
    7. Bintik merah pada kulit dan bersisik pada telapak tangan dan telapak kaki.
    8. Urine atau air kencing berwarna gelap, feses berwarna terang, mata dan kulit berwarna kuning.
    8. Timbul lepuh kecil pada daerah kelamin yang berubah menjadi koreng (kerak kering pd luka).
    9. Pembengkakan pada kelenjar limfe, demam dan nyeri atau rasa sakit pada seluruh tubuh.
    10. Gejala infeksi yang aneh, lelah yang tidak dapat dijelaskan mengapa, keringat malam, berat badan menurun.
    11. Kutil yang tidak jelas dan berwarna cerah/segar pada daerah kelamin.
it semacam raja singa. 

Mengonsumsi produk kami adalah cara menyembuhkan penyakit raja singa yang tepat, dengan caranya yang mudah dan tidak menimbulkan efek samping yaitu hanya dengan di minum maka Anda akan terbebas dari penyakit yang menakutkan tersebu

Ciri-Ciri Kanker Payudara Stadium 1

Ciri-Ciri Kanker Payudara Stadium 1

Share on :
Bagaimana mengenal ciri-ciri kanker payudara stadium 1 ? Secara umum definisi kanker dapat dijabarkan sebagai penyakit yang disebabkan oleh perkembangan sel yang ada dalam tubuh manusia di luar kendali. Kanker adalah penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Dalam perkembangannya, sel-sel kanker ini dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya sehingga dapat menyebabkan kematian.





Lalu apa penyebab terjadinya penyakit kanker payudara yang sering dialami oleh wanita ? Faktor reproduksi mungkin menjadi penyebab timbulnya sel kanker payudara selain faktor penggunaan hormon terutama hormon astrogen. Selain kedua faktor di atas, penyakit fibrokistik, radiasi ionisasi, serta obesitas mengambil peranan penting sebagai penyebab timbulnya kanker payudara pada wanita. Makanan juga mengambil faktor penting timbulnya penyakit kanker payudara terutama makanan yang mengandung bahan pengawet seperti boraks, zat pewarna makanan tekstil.



Setiap wanita perlu mewaspadai penyebab, tanda-tanda dan gejala kanker payudara. Oleh karena kanker payudara dibagi dalam beberapa stadium maka kita akan membahas ciri-ciri kanker payudara stadium 1.  

Ciri-ciri kanker payudara stadium 1 :


  1. Adanya benjolan yang ada di dada yang kalau dilihat berbeda dengan daerah sekitarnya. Dan yang paling penting untuk para wanita, benjolan tersebut tidak memberikan rasa nyeri pada penderita kanker payudara stadium 1.
  2. Ukuran benjolan kanker tidak lebih dari 2 cm.

Bagaimana mengenal ciri-ciri kanker payudara stadium 1 ? Tips di bawah ini dapat Anda pakai untuk mendeteksi gejala atau stadium awal kanker payudara tanpa harus mengeluarkan biaya.


Setiap wanita dapat melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi gejala awal kanker payudara seminggu setelah menstruasi. Waktu seminggu setelah menstruasi sangat tepat karena pada saat itu hormon estrogen dan progesteron berada pada kadar yang rendah. Hormon estrogen dan progesteron mengontrol dan mempengaruhi besar atau kecilnya payudara. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan :


  1. Perhatikan payudara dengan posisi kedua tangan di atas kepala kemudian kedua tangan di pinggang.
  2. Angkat tangan kiri ke atas kepala.
  3. Gunakan permukaan jari yang rata untuk meraba atau menekan payudara serta pastikan untuk menyentuh seluruh bagian payudara. Pola yang digunakan bisa dengan gerakan arah memutar, gerakan arah naik dan turun atau arah keluar dan masuk area putting. Usahakan menggunakan gerakan yang sama setiap bulannya.
  4. Menekan setiap putting dengan lembut dan memperhatikan apakah ada cairan yang keluar.
  5. Memeriksa daerah antara payudara dan ketiak serta payudara dan tulang dada sambil berbaring.
  6. Mengulangi semua langkah tersebut untuk payudara yang sebelah kanan.

Bagaimanakah mengenal ciri-ciri seorang wanita mengalami gangguan pada payudaranya ? 




  1. Jika payudara dipencet, maka akan keluar cairan putih seperti susu yang tidak berbau tapi tidak ada rasa nyeri yang timbul.
  2.  Kulit payudara tampak seperti kulit jeruk, yaitu mengerut dengan pori-pori kulit yang agak menonjol.
  3. Terdapat benjolan yang selalu ditemukan saat memeriksa di daerah sekitar payudara atau di bawah ketiak.
Penanganan Kanker Payudara Stadium 1 

"Jika ditemukan adanya gangguan atau masalah pada payudara, maka sebaiknya segera periksakan ke dokter. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut berupa USG payudara, jika hasilnya masih meragukan maka akan dilanjutkan dengan mamografi untuk mengetahui apakah tumor jinak atau 
ganas," ungkapnya.

Pemeriksaan ini sebaiknya dilakukan pada usia muda 20-30 tahun. Tapi bagi perempuan yang sudah menikah, mengonsumsi kontrasepsi hormonal, pakai silikon atau operasi plastik pada payudaranya, sebaiknya memberikan perhatian lebih untuk pemeriksaan tersebut.

Dengan mengenal ciri-ciri kanker payudara stadium 1 di atas, hendaknya para wanita lebih waspada terhadap tanda-tanda yang timbul di sekitar payudara

Cara Membuat Ramuan Herbal Untuk Mengobati Asam Urat

Cara Membuat Ramuan Herbal Untuk Mengobati Asam Urat 


Cara Membuat Obat Herbal Untuk Asam Urat ini saya share dengan tujuan agar anda mempunyai alternatif lain untuk mengobati penyakit asam urat selain dengan membeli obat dari apotik atau pergi ke dokter, yang tentu saja memerlukan biaya cukup besar. Selain itu obat asam urat yang akan kita buat, semuanya menggunakan bahan yang berasal dari alam sehingga akan lebih aman untuk digunakan. 

Cara Membuat Obat Herbal Untuk Asam Urat

Ramuan Herbal Untuk Menyembuhkan Penyakit Asam Urat


Bagi anda yang menderita akibat penyakit asam urat, anda bisa mencoba membuat ramuan herbal penyembuh asam urat dengan menggunakan beberapa bahan alami. Dalam artikel ini kita akan belajar membuat beberapa jenis ramuan untuk asam urat. Oke tanpa panjang lebar, yuk kita mulai!

Cara Membuat Ramuan Herbal Untuk Mengobati Asam Urat 

Berikut adaah beberapa langkah mudah untuk membuat obat herbal penyembuh asam urat :

A. Ramuan Herbal Untuk Asam Urat Pertama

Sediakan bahan-bahan berikut ini :

  • 5 butir kapulaga
  • 5 butir cengkeh
  • 4 lembar daun sosor bebek
  • 5 gram biji pala
  • 1 jari kayu manis
  • 10 gram jahe
  • 600cc air bersih.

Langkah pengobatan: 
Setelah semua bahan tersedia, rebuslah semua bahan yang tersedia dalam 600cc air hingga ar tersebut tersisa 300cc. Kemudian airnya disaring dan diminum 3 kali sehari masing-masing 100cc setiap kali minum.


B. Ramuan Herbal Penyembuh Kedua

Sediakan bahannya terlebih dahulu :

  • 5 butir kapulaga
  • 15 gram jahe
  • 5 butir cengkeh
  • 10 butir lada
  • 5 gram biji pala
  • 1 jari kayu manis
  • 5 gram bangle
  • 400cc air bersih.


Langkah pengobatan: 
Setelah semua bahan tersedia, rebuslah semua bahan diatas dalam 400cc air hingga airnya tersisa 200cc lagi. Setelah itu anda saring air rebusan tersebut, selanjutnya anda minum.


C. Ramuan Herbal Untuk Mengobati Asam Urat Ketiga

Sediakan bahan berikut ini :

  • 5 butir kapulaga
  • 5 butir cengkeh
  • 15 gram jahe merah
  • 1 jari kayu manis
  • 5 gram biji pala
  • 10 butir lada
  • 200 gram ubi jalar merah
  • 1000cc air bersih.


Langkah pengobatan: 
Setelah semua bahan tersedia, selanjutnya anda rebus semua bahan diatas dalam 1000cc air hingga air yang tersisa 500cc. kedmuain anda saring air rebusan ramuan berikut dan minum airnya. Sementara ubi jalarnya  dapat makan seperti biasa.


Buatlah ramuan untuk menyembuhkan asam urat diatas, kemudian konsumsi secara rutin hingga penyakit asam urat anda berkurang dan benar-benar sembuh. Selain itu anda juga harus menghindari penyebab penyakit asam urat, seperti yang telah saya jelaskan dalam artikel sebelumnya.


Demikianlah artikel tentang bagaimana Cara Membuat Obat Herbal Untuk Asam Urat, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sahabat semua. Terimakasih

Dampak Pencemaran Tanah

Dampak Pencemaran Tanah

Timbunan
sampah yang berasal dari limbah domestik dapat mengganggu/ mencemari karena: lindi (air sampah), bau dan estetika. Timbunan sampah juga menutupi permukaan tanah sehingga tanah tidak bisa dimanfaatkan. Timbunan sampah bisa menghasilkan gas nitrogen dan asam sulfida, adanya zat mercury, chrom dan arsen pada timbunan sampah bisa timbulkan pencemaran tanah / gangguan terhadap bio tanah, tumbuhan, merusak struktur permukaan dan tekstur tanah. Limbah lainnya adalah oksida logam, baik yang terlarut maupun tidak menjadi racun di permukaan tanah.

Yang menyebabkan lapisan tanah tidak dapat ditembus oleh akar tanaman dan tidak tembus air adalah Sampah anorganik tidak ter-biodegradasi, sehingga peresapan air dan mineral yang dapat menyuburkan tanah hilang dan jumlah mikroorganisme di dalam tanahpun akan berkurang, oleh sebab itu tanaman sulit tumbuh dan bahkan mati sebab tidak mendapatkan makanan untuk berkembang.

Tinja, deterjen, oli bekas, cat, adalah limbah cair rumah tangga; peresapannya kedalam tanah akan merusak kandungan air tanah dan zat kimia yang terkandung di dalamnya dapat membunuh mikro-organisme di dalam tanah, inilah salah satunya yang disebutkan sebagai pencemaran tanah.

Padatan, lumpur, bubur yang berasal dari proses pengolahan adalah limbah padat hasil buangan industri.  Adanya reaksi kimia yang menghasilkan gas tertentu menyebabkan penimbunan limbah padat ini busuk yang selain menyebabkan pencemaran tanah juga menimbulkan bau di sekitarnya karena limbah padat yang telah membusuk ini menguap dan baunya dibawa oleh angin sehingga lingkungan disekitarnya menjadi bau.
Tertimbunnya limbah ini dalam jangka waktu lama menyebabkan permukaan tanah menjadi rusak dan air yang meresap ke dalam tanah ter
kontaminasi bakteri tertentu dan berakibat turunnya kualitas air tanah pada musim kemarau oleh karena telah terjadinya pencemaran tanah. Timbunan yang mengering akan dapat mengundang bahaya kebakaran.

Sisa hasil industri pelapisan logam yang mengandung zat-zat seperti tembaga, timbal, perak,khrom, arsen dan boron adalah limbah cair yang sangat beracun terhadap mikroorganisme. Peresapannya ke dalam tanah akan mengakibatkan kematian bagi mikroorganisme yang memiliki fungsi sangat penting terhadap kesuburan tanah dan dalam hal ini pun menyebabkan pencemaran tanah. Pupuk yang digunakan secara terus menerus dalam pertanian akan merusak struktur tanah, yang menyebabkan kesuburan tanah berkurang dan tidak dapat ditanami jenis tanaman tertentu karena hara tanah semakin berkurang. Dalam kondisi ini tanpa disadari justru pupuk juga mengakibatkan pencemaran tanah.

Pestisida yang digunakan bukan saja mematikan hama tanaman tetapi juga mikroorga-nisme yang berguna di dalam tanah. Padahal kesuburan tanah tergantung pada jumlah organisme di dalamnya. Selain pencemaran tanah penggunaan pestisida yang terus menerus akan mengakibatkan hama tanaman kebal terhadap pestisida tersebut.

Dampak Pada Kesehatan
Dampak pencemaran tanah terhadap kesehatan tergantung , jalur masuk ke dalam tubuh dan kerentanan populasi yang terkena. Kromium , berbagai macam pestisida dan herbisida merupakan bahan karsinogenik untuk semua populasi. Timbal sangat berbahaya pada anak-anak, karena dapat menyebabkan kerusakan otak , serta kerusakan ginjal.
Merkuri (air raksa) dan siklodiena dikenal dapat menyebabkan kerusakan ginjal, dan mungkin tidak bias di Obati, PCB dan siklodiena terkait pada keracunan hati, Organofosfat dan karmabat menyebabkan ganguan pada saraf otot. Ada beberapa macam dampak pada kesehatan seperti sakit kepala, pusing, letih, iritasi mata dan ruam kulit. Zat kimia diatas bila dosis yang bayak, menimbulkan pencemaran tanah dapat menyebabkan kematian.

HIV AIDS, Penyakit yang Belum Teratasi Namun Bisa Dicegah

HIV AIDS, Penyakit yang Belum Teratasi Namun Bisa Dicegah

 

Apa yang terpikir dalam benak Anda sewaktu mendengar tentang HIV AIDS? Banyak orang akan putus asa dan depresi mengetahui bahwa mereka teridentifikasi positif terinfeksi HIV.
Banyak akan berpikir bahwa hidup mereka sudah singkat, merasa tidak berharga lagi dan tidak punya harapan untuk sehat kembali. Ditambah lagi di beberapa negeri penyakit ini dianggap aib, karena dalam pemahaman masyarakat, penyakit ini hanya dapat ditularkan melalui hubungan seks saja.Tentu, seseorang yang terinfeksi HIV sangat membutuhkan dukungan moril. Artikel ini akan membantu Anda memahami apa itu HIV AIDS? Bagaimana penularannya? Apakah ada obat untuk penyakit ini? Dan, bila terjangkit apa yang bisa Anda lakukan?

Apa Itu HIV AIDS?

HIV atau Human immunodeficiency virus  adalah suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS. Virus yang merusak daya tahan tubuh dengan menyerang sistem kekebalan/imunitas tubuh sehingga sistem kekebalan tubuh menjadi tidak berdaya dalam melawan infeksi. 
Sampai saat ini belum bisa dipastikan sumber utama penyebab adanya virus HIV. Virus ini pertama kali ditemukan pada tahun 1959 dari sampel darah seorang laki-laki dari Kinshasa di Republik Congo dan tidak dIketahui bagaimana ia terinfeksi.
AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah sindrom atau infeksi yang timbul akibat virus HIV dan merusak sistem kekebalan tubuh manusia. Dengan demikian akan mempermudah semua jenis virus menjangkiti tubuh manusia tanpa takut diserang oleh imun tubuh lagi, seperti SIV (Simian immunodeficiency virus) dan FIV (Feline immunodeficiency virus).

Statistik Penderita HIV AIDS

Statistik penderita HIV AIDS di Indonesia cukup memprihatinkan. Sekitar 170.000-210.000 dari kira-kira 220.000.000 penduduk Indonesia positif mengidap HIV AIDS. Dan jumlah kematian akibat AIDS di Indonesia diperkirakan mencapai kira-kira 5.500 jiwa.

Bagaimana Penularannya?

HIV AIDS berkembang sangat pesat di benua Afrika. Hampir sekitar 10% dari jumlah populasi dunia terdapat di sana, namun sayang sekali kira-kira 60% dari jumlah populasi ini mengidap AIDS. Begitu pula dengan Indonesia. Mengapa penyakit ini menyebar dengan begitu cepat? Karena tingkat kesadaran masyarakat akan kesehatan telah menurun.
Penyakit ini banyak ditularkan melalui hubungan seks, penggunaan alat suntik, bawaan lahir karena tertular dari ibu kandungnya, transfusi darah, dll. Beberapa faktor yang memengaruhi penularan HIV AIDS ini adalah:
  • Moralitas dewasa ini khususnya di Indonesia telah tersedia banyak media baik media elektronik maupun media cetak memuat banyak sekali gambar-gambar erotis dan bahkan video yang merangsang hasrat seksual yang kurang patut. Dan memicu banyaknya kasus pemerkosaan serta banyaknya kasus perselingkuhan di berbagai tempat.
  • Ketidaktahuan sebagian orang tidak sadar kalau mereka terinfeksi HIV. Banyak yang tidak mau diperiksa karena dianggap aib, jika mengidap penyakit ini. Dengan begitu, penyakit ini tidak bisa dihentikan penyebarannya.
  • Kebudayaan di beberapa negeri, kaum perempuan tidak dapat bertanya pada pasangan mereka mengenai riwayat skandal asmara.
  • Tidak memadainya fasilitas medisMenurut sebuah majalah di Afrika (South African Medical Journal) fasilitas medis yang sudah terbatas bahkan lebih terbebani lagi akibat AIDS. Dua rumah sakit besar melaporkan bahwa lebih dari setengah pasien rawat inap mereka positif mengidap HIV. Pejabat medis terkemuka dari sebuah rumah sakit di KwaZulu-Natal mengatakan bahwa bangsalnya menampung 140 persen dari kapasitasnya. Adakalanya, dua pasien harus seranjang, dan orang ketiga harus tidur di kolongnya. Dengan pengetahuan akan dampak HIV AIDS ini banyak orang akan terselamatkan. Reaksi Anda akan menentukan seberapa serius HIV AIDS ini bagi diri Anda.

Pencegahan?

Pemerintah maupun lembaga masyarakat telah banyak melakukan terobosan-terobosan untuk mencegah penyebaran HIV AIDS. Beberapa membuahkan hasil, namun tetap saja penularan melalui hubungan seks menjadi peringkat atas yang sulit dihindari. Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda ikuti atau anjurkan bagi lingkungan Anda untuk menghambat penularan HIV AIDS.
  • Save sex, hendaklah Anda setia pada pasangan Anda dan lakukan hubungan seksual yang patut
  • Menghindari seks bebas, baik dengan pekerja seks komersial dan berganti-ganti pasangan
  • Jika pasangan anda sudah terbukti mengidap HIV AIDS, dalam melakukan hubungan seksual sebaiknya menggunakan kondom
  • Penularan HIV AIDS melalui transfusi darah menempati peringkat kedua. Jadi sebisa mungkin hindari melakukan transfusi darah.
  • Hindari penggunaan obat-obat terlarang, penggunaan alat suntik bersama, tattoo, dan tindik
  • Bagi seorang ibu yang mengidap HIV AIDS, sebaiknya tidak hamil, untuk menghambat penularan ke bayi yang akan dilahirkan.
Mencegah lebih baik dari pada mengobati terbukti sangat tepat untuk menghambat penyebaran HIV ini. Perhatian orang tua menjadi salah satu pelindung yang aman bagi putra-putri Anda. 

Pengobatan?

Sampai saat ini belum ditemukan obat bagi penderita HIV AIDS. Hanya saja telah tersedia obat untuk menghambat bekerjanya virus HIV. Pada orang yang sehat, sel-sel T penolong merangsang atau mengaktifkan sistem kekebalan untuk menyerang infeksi.
HIV khususnya mengincar sel-sel T penolong ini. Ia menggunakan sel-sel itu untuk memperbanyak dirinya (replikasi), melemahkan dan menghancurkan sel-sel T penolong hingga sistem kekebalan merosot drastis.
Obat anti-retrovirus (ARV) menghambat proses replikasi ini. Saat ini ada empat jenis utama ARV yang diresepkan. Analog nukleosida dan analog nonnukleosida mencegah HIV menggandakan diri ke dalam DNA seseorang. Inhibitor protease membuat enzim protease tertentu dalam sel yang terinfeksi tidak dapat menggandakan virus itu dan menghasilkan lebih banyak HIV.
Inhibitor fusi bertujuan mencegah HIV memasuki sel. Dengan menghambat replikasi HIV, ARV dapat memperlambat perkembangan dari infeksi HIV menjadi AIDS, yang disebut stadium akhir penyakit HIV. Namun untuk penggunaan Obat anti-retrovirus ini tidak semua cocok untuk penderita HIV, maka sebaiknya di konsultasikan terlebih dahulu kedokter.
Selain obat ARV, bagi Anda penderita HIV juga dapat mencoba pengobatan herbal, salah satu herbal yang dapat membantu menghambat perkembangan HIV adalah Sarang Semut.
Kandungan flavonoid yang terdapat dalam Sarang Semut telah terbukti dapat merangsang perkembangan antibodi dan flavonoid ini berperan langsung sebagai antibiotik.
Dengan mengganggu fungsi dari mikroorganisme seperti bakteri dan virus termasuk virus HIV AIDS. Namun perlu kami beritahukan bahwa Sarang Semut adalah salah satu obat yang bersifat herbal. Dalam penyembuhan suatu penyakit tentu akan membutuhkan waktu tidak secara instan.
Kami menyadari keterbatasan penulis dalam menyajikan uraian di atas, maka dengan senang hati kami menerima saran dari pembaca yang terhormat.

 

Gejala TBC, Penyebab dan Cara Pengobatan Penyakit TBC Tuberkulosis (TBC atau TB) adalah penyakit infeksi pada saluran pernafasan yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri ini merupakan bakteri basil yang sangat kuat sehingga memerlukan waktu lama untuk mengobatinya. Bakteri ini lebih sering menginfeksi organ paru-paru (90%) dibandingkan bagian lain tubuh manusia. Tuberculosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi perhatian dunia. Hingga saat ini, belum ada satu negara pun yang bebas TBC. Angka kematian dan kesakitan akibat kuman mycobacterium tuberculosis ini pun tinggi. Gejala TBC Penyakit TBC Menular Lewat Udara Tingkat prevalensi penderita TBC di Indonesia diperkirakan sebesar 289 per 100 ribu penduduk dan insidensi sebesar 189 per 100 ribu penduduk. Bahkan 27 dari 1.000 penduduk terancam meninggal seperti yang dilaporkan Direktorat Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia yang dihimpun sepanjang 2011 mengenai tuberkulosis (TBC) di Indonesia. Laporan tersebut juga meliris bahwa angka penjaringan penderita baru TBC meningkat 8,46 persen dari 744 penderita TBC di 2010 menjadi 807 per 100.000 penduduk di 2011. Namun, kabar baiknya angka kesembuhan pada 2011 mencapai target sebesar 83,7 persen dan angka keberhasilan pengobatan pada 2011 mencapai target sebesar 90,3 persen. Gejala Penyakit TBC Penderita yang terserang basil tersebut biasanya akan mengalami demam tapi tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul. Gejala lain, penurunan nafsu makan dan berat badan, batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah), perasaan tidak enak (malaise), dan lemah. Agar bisa mengantisipasi penyakit ini sejak dini, berikut gejala-gejala penyakit tuberculosis yang perlu Anda ketahui. Gejala utama Batuk terus-menerus dan berdahak selama tiga pekan atau lebih. Gejala tambahan yang sering dijumpai Dahak bercampur darah/batuk darah Sesak nafas dan rasa nyeri pada dada Demam/meriang lebih dari sebulan Berkeringat pada malam hari tanpa penyebab yang jelas Badan lemah dan lesu Nafsu makan menurun dan terjadi penurunan berat badan "Paling mudah untuk mengetahui seseorang terkena tuberkulosis jika dia berkeringat pada malam hari tanpa penyebab yang jelas. Walaupun tidak bisa langsung ditetapkan tuberkulosis karena harus didiagnosis, tapi itu salah satu pertanda. Jika Anda lemas, batuk tak berhenti, nyeri pada dada, dan keringat pada malam hari, langsung segera periksa," tambah dr Arifin Nawas Sp(P), salah seorang tenaga ahli klinis tuberkulosis di RSUP Persahabatan di tempat sama. Menurutnya, untuk memastikan seseorang terkena TB atau tidak, tim medis melakukan diagnosis dengan mengadakan pemeriksaan dahak secara mikroskopis langsung (BTA) dan gambaran radio logis (foto rontgen). Penyebab Infeksi TBC Penyakit ini diakibatkan infeksi kuman mikobakterium tuberkulosis yang dapat menyerang paru, ataupun organ-organ tubuh lainnya seperti kelenjar getah bening, usus, ginjal, kandungan, tulang, sampai otak. TBC dapat mengakibatkan kematian dan merupakan salah satu penyakit infeksi yang menyebabkan kematian tertinggi di negeri ini. Kali ini yang dibahas adalah TBC paru. TBC sangat mudah menular, yaitu lewat cairan di saluran napas yang keluar ke udara lewat batuk/bersin & dihirup oleh orang-orang di sekitarnya. Tidak semua orang yang menghirup udara yang mengandung kuman TBC akan sakit. Pada orang-orang yang memiliki tubuh yang sehat karena daya tahan tubuh yang tinggi dan gizi yang baik, penyakit ini tidak akan muncul dan kuman TBC akan "tertidur". Namun,pada mereka yang mengalami kekurangan gizi, daya tahan tubuh menurun/ buruk, atau terus-menerus menghirup udara yang mengandung kuman TBC akibat lingkungan yang buruk, akan lebih mudah terinfeksi TBC (menjadi 'TBC aktif') atau dapat juga mengakibatkan kuman TBC yang "tertidur" di dalam tubuh dapat aktif kembali (reaktivasi). Infeksi TBC yang paling sering, yaitu pada paru, sering kali muncul tanpa gejala apa pun yang khas, misalnya hanya batuk-batuk ringan sehingga sering diabaikan dan tidak diobati. Padahal, penderita TBC paru dapat dengan mudah menularkan kuman TBC ke orang lain dan kuman TBC terus merusak jaringan paru sampai menimbulkan gejala-gejala yang khas saat penyakitnya telah cukup parah. Pengobatan Penyakit TBC Untuk mendiagnosis TBC, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, terutama di daerah paru/dada, lalu dapat meminta pemeriksaan tambahan berupa foto rontgen dada, tes laboratorium untuk dahak dan darah, juga tes tuberkulin (mantoux/PPD). Pengobatan TBC adalah pengobatan jangka panjang, biasanya selama 6-9 bulan dengan paling sedikit 3 macam obat. Kondisi ini diperlukan ketekunan dan kedisiplinan dari pasien untuk meminum obat dan kontrol ke dokter agar dapat sembuh total. Apalagi biasanya setelah 2-3 pekan meminum obat, gejala-gejala TBC akan hilang sehingga pasien menjadi malas meminum obat dan kontrol ke dokter. Jika pengobatan TBC tidak tuntas, maka ini dapat menjadi berbahaya karena sering kali obat-obatan yang biasa digunakan untuk TBC tidak mempan pada kuman TBC (resisten). Akibatnya, harus diobati dengan obat-obat lain yang lebih mahal dan "keras". Hal ini harus dihindari dengan pengobatan TBC sampai tuntas. Pengobatan jangka panjang untuk TBC dengan banyak obat tentunya akan menimbulkan dampak efek samping bagi pasien. Efek samping yang biasanya terjadi pada pengobatan TBC adalah nyeri perut, penglihatan/pendengaran terganggu, kencing seperti air kopi, demam tinggi, muntah, gatal-gatal dan kemerahan kulit, rasa panas di kaki/tangan, lemas, sampai mata/kulit kuning. Itu sebabnya penting untuk selalu menyampaikan efek samping yang timbul pada dokter setiap kali kontrol sehingga dokter dapat menyesuaikan dosis, mengganti obat dengan yang lain, atau melakukan pemeriksaan laboratorium jika diperlukan. Pengobatan untuk penyakit-penyakit lain selama pengobatan TBC pun sebaiknya harus diatur dokter untuk mencegah efek samping yang lebih serius/berbahaya. Penyakit TBC dapat dicegah dengan cara: Mengurangi kontak dengan penderita penyakit TBC aktif. Menjaga standar hidup yang baik, dengan makanan bergizi, lingkungan yang sehat, dan berolahraga. Pemberian vaksin BCG (untuk mencegah kasus TBC yang lebih berat). Vaksin ini secara rutin diberikan pada semua balita. Perlu diingat bahwa mereka yang sudah pernah terkena TBC dan diobati, dapat kembali terkena penyakit yang sama jika tidak mencegahnya dan menjaga kesehatan tubuhnya. Semoga informasi mengenai gejala penyakit TBC, faktor penyebab dan cara pencegahan di atas bermanfaat buat anda yang membutuhkan informasi tersebut.

Gejala TBC, Penyebab dan Cara Pengobatan Penyakit TBC

Tuberkulosis (TBC atau TB) adalah penyakit infeksi pada saluran pernafasan yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri ini merupakan bakteri basil yang sangat kuat sehingga memerlukan waktu lama untuk mengobatinya. Bakteri ini lebih sering menginfeksi organ paru-paru (90%) dibandingkan bagian lain tubuh manusia.

Tuberculosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi perhatian dunia. Hingga saat ini, belum ada satu negara pun yang bebas TBC. Angka kematian dan kesakitan akibat kuman mycobacterium tuberculosis ini pun tinggi.

Gejala TBC
Penyakit TBC Menular Lewat Udara
Tingkat prevalensi penderita TBC di Indonesia diperkirakan sebesar 289 per 100 ribu penduduk dan insidensi sebesar 189 per 100 ribu penduduk. Bahkan 27 dari 1.000 penduduk terancam meninggal seperti yang dilaporkan Direktorat Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia yang dihimpun sepanjang 2011 mengenai tuberkulosis (TBC) di Indonesia.

Laporan tersebut juga meliris bahwa angka penjaringan penderita baru TBC meningkat 8,46 persen dari 744 penderita TBC di 2010 menjadi 807 per 100.000 penduduk di 2011. Namun, kabar baiknya angka kesembuhan pada 2011 mencapai target sebesar 83,7 persen dan angka keberhasilan pengobatan pada 2011 mencapai target sebesar 90,3 persen.

Gejala Penyakit TBC


Penderita yang terserang basil tersebut biasanya akan mengalami demam tapi tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul. Gejala lain, penurunan nafsu makan dan berat badan, batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah), perasaan tidak enak (malaise), dan lemah.

Agar bisa mengantisipasi penyakit ini sejak dini, berikut gejala-gejala penyakit tuberculosis yang perlu Anda ketahui.

Gejala utama

Batuk terus-menerus dan berdahak selama tiga pekan atau lebih.

Gejala tambahan yang sering dijumpai

  • Dahak bercampur darah/batuk darah
  • Sesak nafas dan rasa nyeri pada dada
  • Demam/meriang lebih dari sebulan
  • Berkeringat pada malam hari tanpa penyebab yang jelas
  • Badan lemah dan lesu
  • Nafsu makan menurun dan terjadi penurunan berat badan

"Paling mudah untuk mengetahui seseorang terkena tuberkulosis jika dia berkeringat pada malam hari tanpa penyebab yang jelas. Walaupun tidak bisa langsung ditetapkan tuberkulosis karena harus didiagnosis, tapi itu salah satu pertanda. Jika Anda lemas, batuk tak berhenti, nyeri pada dada, dan keringat pada malam hari, langsung segera periksa," tambah dr Arifin Nawas Sp(P), salah seorang tenaga ahli klinis tuberkulosis di RSUP Persahabatan di tempat sama.

Menurutnya, untuk memastikan seseorang terkena TB atau tidak, tim medis melakukan diagnosis dengan mengadakan pemeriksaan dahak secara mikroskopis langsung (BTA) dan gambaran radio logis (foto rontgen).

Penyebab Infeksi TBC


Penyakit ini diakibatkan infeksi kuman mikobakterium tuberkulosis yang dapat menyerang paru, ataupun organ-organ tubuh lainnya seperti kelenjar getah bening, usus, ginjal, kandungan, tulang, sampai otak. TBC dapat mengakibatkan kematian dan merupakan salah satu penyakit infeksi yang menyebabkan kematian tertinggi di negeri ini.

Kali ini yang dibahas adalah TBC paru. TBC sangat mudah menular, yaitu lewat cairan di saluran napas yang keluar ke udara lewat batuk/bersin & dihirup oleh orang-orang di sekitarnya. Tidak semua orang yang menghirup udara yang mengandung kuman TBC akan sakit.

Pada orang-orang yang memiliki tubuh yang sehat karena daya tahan tubuh yang tinggi dan gizi yang baik, penyakit ini tidak akan muncul dan kuman TBC akan "tertidur". Namun,pada mereka yang mengalami kekurangan gizi, daya tahan tubuh menurun/ buruk, atau terus-menerus menghirup udara yang mengandung kuman TBC akibat lingkungan yang buruk, akan lebih mudah terinfeksi TBC (menjadi 'TBC aktif') atau dapat juga mengakibatkan kuman TBC yang "tertidur" di dalam tubuh dapat aktif kembali (reaktivasi).

Infeksi TBC yang paling sering, yaitu pada paru, sering kali muncul tanpa gejala apa pun yang khas, misalnya hanya batuk-batuk ringan sehingga sering diabaikan dan tidak diobati. Padahal, penderita TBC paru dapat dengan mudah menularkan kuman TBC ke orang lain dan kuman TBC terus merusak jaringan paru sampai menimbulkan gejala-gejala yang khas saat penyakitnya telah cukup parah.

Pengobatan Penyakit TBC


Untuk mendiagnosis TBC, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, terutama di daerah paru/dada, lalu dapat meminta pemeriksaan tambahan berupa foto rontgen dada, tes laboratorium untuk dahak dan darah, juga tes tuberkulin (mantoux/PPD). Pengobatan TBC adalah pengobatan jangka panjang, biasanya selama 6-9 bulan dengan paling sedikit 3 macam obat.

Kondisi ini diperlukan ketekunan dan kedisiplinan dari pasien untuk meminum obat dan kontrol ke dokter agar dapat sembuh total. Apalagi biasanya setelah 2-3 pekan meminum obat, gejala-gejala TBC akan hilang sehingga pasien menjadi malas meminum obat dan kontrol ke dokter.

Jika pengobatan TBC tidak tuntas, maka ini dapat menjadi berbahaya karena sering kali obat-obatan yang biasa digunakan untuk TBC tidak mempan pada kuman TBC (resisten). Akibatnya, harus diobati dengan obat-obat lain yang lebih mahal dan "keras". Hal ini harus dihindari dengan pengobatan TBC sampai tuntas.

Pengobatan jangka panjang untuk TBC dengan banyak obat tentunya akan menimbulkan dampak efek samping bagi pasien. Efek samping yang biasanya terjadi pada pengobatan TBC adalah nyeri perut, penglihatan/pendengaran terganggu, kencing seperti air kopi, demam tinggi, muntah, gatal-gatal dan kemerahan kulit, rasa panas di kaki/tangan, lemas, sampai mata/kulit kuning.

Itu sebabnya penting untuk selalu menyampaikan efek samping yang timbul pada dokter setiap kali kontrol sehingga dokter dapat menyesuaikan dosis, mengganti obat dengan yang lain, atau melakukan pemeriksaan laboratorium jika diperlukan.

Pengobatan untuk penyakit-penyakit lain selama pengobatan TBC pun sebaiknya harus diatur dokter untuk mencegah efek samping yang lebih serius/berbahaya. Penyakit TBC dapat dicegah dengan cara:
  • Mengurangi kontak dengan penderita penyakit TBC aktif.
  • Menjaga standar hidup yang baik, dengan makanan bergizi, lingkungan yang sehat, dan berolahraga.
  • Pemberian vaksin BCG (untuk mencegah kasus TBC yang lebih berat). Vaksin ini secara rutin diberikan pada semua balita.
  • Perlu diingat bahwa mereka yang sudah pernah terkena TBC dan diobati, dapat kembali terkena penyakit yang sama jika tidak mencegahnya dan menjaga kesehatan tubuhnya.

Semoga informasi mengenai gejala penyakit TBC, faktor penyebab dan cara pencegahan di atas bermanfaat buat anda yang membutuhkan informasi tersebut.
Tuberkulosis (TBC atau TB) adalah penyakit infeksi pada saluran pernafasan yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri ini merupakan bakteri basil yang sangat kuat sehingga memerlukan waktu lama untuk mengobatinya. Bakteri ini lebih sering menginfeksi organ paru-paru (90%) dibandingkan bagian lain tubuh manusia.

Tuberculosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi perhatian dunia. Hingga saat ini, belum ada satu negara pun yang bebas TBC. Angka kematian dan kesakitan akibat kuman mycobacterium tuberculosis ini pun tinggi.

Gejala TBC
Penyakit TBC Menular Lewat Udara
Tingkat prevalensi penderita TBC di Indonesia diperkirakan sebesar 289 per 100 ribu penduduk dan insidensi sebesar 189 per 100 ribu penduduk. Bahkan 27 dari 1.000 penduduk terancam meninggal seperti yang dilaporkan Direktorat Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia yang dihimpun sepanjang 2011 mengenai tuberkulosis (TBC) di Indonesia.

Laporan tersebut juga meliris bahwa angka penjaringan penderita baru TBC meningkat 8,46 persen dari 744 penderita TBC di 2010 menjadi 807 per 100.000 penduduk di 2011. Namun, kabar baiknya angka kesembuhan pada 2011 mencapai target sebesar 83,7 persen dan angka keberhasilan pengobatan pada 2011 mencapai target sebesar 90,3 persen.

Gejala Penyakit TBC


Penderita yang terserang basil tersebut biasanya akan mengalami demam tapi tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul. Gejala lain, penurunan nafsu makan dan berat badan, batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah), perasaan tidak enak (malaise), dan lemah.

Agar bisa mengantisipasi penyakit ini sejak dini, berikut gejala-gejala penyakit tuberculosis yang perlu Anda ketahui.

Gejala utama

Batuk terus-menerus dan berdahak selama tiga pekan atau lebih.

Gejala tambahan yang sering dijumpai

  • Dahak bercampur darah/batuk darah
  • Sesak nafas dan rasa nyeri pada dada
  • Demam/meriang lebih dari sebulan
  • Berkeringat pada malam hari tanpa penyebab yang jelas
  • Badan lemah dan lesu
  • Nafsu makan menurun dan terjadi penurunan berat badan

"Paling mudah untuk mengetahui seseorang terkena tuberkulosis jika dia berkeringat pada malam hari tanpa penyebab yang jelas. Walaupun tidak bisa langsung ditetapkan tuberkulosis karena harus didiagnosis, tapi itu salah satu pertanda. Jika Anda lemas, batuk tak berhenti, nyeri pada dada, dan keringat pada malam hari, langsung segera periksa," tambah dr Arifin Nawas Sp(P), salah seorang tenaga ahli klinis tuberkulosis di RSUP Persahabatan di tempat sama.

Menurutnya, untuk memastikan seseorang terkena TB atau tidak, tim medis melakukan diagnosis dengan mengadakan pemeriksaan dahak secara mikroskopis langsung (BTA) dan gambaran radio logis (foto rontgen).

Penyebab Infeksi TBC


Penyakit ini diakibatkan infeksi kuman mikobakterium tuberkulosis yang dapat menyerang paru, ataupun organ-organ tubuh lainnya seperti kelenjar getah bening, usus, ginjal, kandungan, tulang, sampai otak. TBC dapat mengakibatkan kematian dan merupakan salah satu penyakit infeksi yang menyebabkan kematian tertinggi di negeri ini.

Kali ini yang dibahas adalah TBC paru. TBC sangat mudah menular, yaitu lewat cairan di saluran napas yang keluar ke udara lewat batuk/bersin & dihirup oleh orang-orang di sekitarnya. Tidak semua orang yang menghirup udara yang mengandung kuman TBC akan sakit.

Pada orang-orang yang memiliki tubuh yang sehat karena daya tahan tubuh yang tinggi dan gizi yang baik, penyakit ini tidak akan muncul dan kuman TBC akan "tertidur". Namun,pada mereka yang mengalami kekurangan gizi, daya tahan tubuh menurun/ buruk, atau terus-menerus menghirup udara yang mengandung kuman TBC akibat lingkungan yang buruk, akan lebih mudah terinfeksi TBC (menjadi 'TBC aktif') atau dapat juga mengakibatkan kuman TBC yang "tertidur" di dalam tubuh dapat aktif kembali (reaktivasi).

Infeksi TBC yang paling sering, yaitu pada paru, sering kali muncul tanpa gejala apa pun yang khas, misalnya hanya batuk-batuk ringan sehingga sering diabaikan dan tidak diobati. Padahal, penderita TBC paru dapat dengan mudah menularkan kuman TBC ke orang lain dan kuman TBC terus merusak jaringan paru sampai menimbulkan gejala-gejala yang khas saat penyakitnya telah cukup parah.

Pengobatan Penyakit TBC


Untuk mendiagnosis TBC, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, terutama di daerah paru/dada, lalu dapat meminta pemeriksaan tambahan berupa foto rontgen dada, tes laboratorium untuk dahak dan darah, juga tes tuberkulin (mantoux/PPD). Pengobatan TBC adalah pengobatan jangka panjang, biasanya selama 6-9 bulan dengan paling sedikit 3 macam obat.

Kondisi ini diperlukan ketekunan dan kedisiplinan dari pasien untuk meminum obat dan kontrol ke dokter agar dapat sembuh total. Apalagi biasanya setelah 2-3 pekan meminum obat, gejala-gejala TBC akan hilang sehingga pasien menjadi malas meminum obat dan kontrol ke dokter.

Jika pengobatan TBC tidak tuntas, maka ini dapat menjadi berbahaya karena sering kali obat-obatan yang biasa digunakan untuk TBC tidak mempan pada kuman TBC (resisten). Akibatnya, harus diobati dengan obat-obat lain yang lebih mahal dan "keras". Hal ini harus dihindari dengan pengobatan TBC sampai tuntas.

Pengobatan jangka panjang untuk TBC dengan banyak obat tentunya akan menimbulkan dampak efek samping bagi pasien. Efek samping yang biasanya terjadi pada pengobatan TBC adalah nyeri perut, penglihatan/pendengaran terganggu, kencing seperti air kopi, demam tinggi, muntah, gatal-gatal dan kemerahan kulit, rasa panas di kaki/tangan, lemas, sampai mata/kulit kuning.

Itu sebabnya penting untuk selalu menyampaikan efek samping yang timbul pada dokter setiap kali kontrol sehingga dokter dapat menyesuaikan dosis, mengganti obat dengan yang lain, atau melakukan pemeriksaan laboratorium jika diperlukan.

Pengobatan untuk penyakit-penyakit lain selama pengobatan TBC pun sebaiknya harus diatur dokter untuk mencegah efek samping yang lebih serius/berbahaya. Penyakit TBC dapat dicegah dengan cara:
  • Mengurangi kontak dengan penderita penyakit TBC aktif.
  • Menjaga standar hidup yang baik, dengan makanan bergizi, lingkungan yang sehat, dan berolahraga.
  • Pemberian vaksin BCG (untuk mencegah kasus TBC yang lebih berat). Vaksin ini secara rutin diberikan pada semua balita.
  • Perlu diingat bahwa mereka yang sudah pernah terkena TBC dan diobati, dapat kembali terkena penyakit yang sama jika tidak mencegahnya dan menjaga kesehatan tubuhnya.

Semoga informasi mengenai gejala penyakit TBC, faktor penyebab dan cara pencegahan di atas bermanfaat buat anda yang membutuhkan informasi tersebut.